5 Hukuman Sekolah Paling Aneh yang Pernah Diberikan

Sekolah-sekolah di seluruh dunia menerapkan peraturan yang berbeda untuk membantu menjaga siswanya sejalan. Ini sangat mirip dengan mengapa pemerintah mengeluarkan undang-undang. Memiliki aturan dan hukum tertentu tetap membuat masyarakat beradab sambil mempertahankan komunitas yang terorganisir. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang cenderung melanggar peraturan ketika hukuman diterapkan.

Namun, beberapa hukuman yang diberikan di sekolah cukup sulit dipercaya; beberapa akhirnya meninggalkan efek negatif pada siswa. Tahun-tahun dari taman kanak-kanak sampai sekolah menengah adalah beberapa saat yang paling berkesan dalam kehidupan seorang anak. Ini adalah periode yang menentukan di mana remaja mulai benar-benar menjadi diri mereka sendiri.

1. Ditangkap

Ketika seseorang ditangkap, biasanya karena melanggar hukum karena mencuri, mengemudi di bawah pengaruh, atau penyerangan. Itulah mengapa sangat mengejutkan ketika seorang siswa ditangkap karena hanya bersendawa pada tahun 2011.

Guru itu memanggil polisi dan memborgolnya dan membawanya ke aula remaja setempat. Untungnya, tidak ada dakwaan yang dijatuhkan kepadanya dan ia dapat meninggalkan penjara setelah beberapa jam.

2. Memukul Siswa

Para guru di akhir abad ke-19 didorong untuk menghukum murid-murid mereka dengan memukuli punggung mereka dengan dayung kayu. Tindakan memukul seseorang dengan dayung menjadi salah satu bentuk hukuman paling populer selama bertahun-tahun.

Pada tahun 1977, metode disiplin yang menyakitkan ini dilarang di seluruh negeri. Namun, beberapa orang tua masih memberikan izin kepada guru untuk memukul anak-anak mereka jika mereka bertingkah buruk.

3. Makan Siang di Lantai

Jika Anda berpikir makan siang di sekolah tidak akan menjadi lebih buruk, pikirkan lagi. Pada tahun 2009, sekelompok siswa kelas lima terpaksa makan siang dari lantai di Summer Elementary School di New Jersey.

Satu-satunya hal yang memisahkan makan siang mereka dari lantai yang kotor adalah selembar kertas tipis. Para siswa menanggung hukuman kejam dan tidak biasa ini setelah secara tidak sengaja menumpahkan sebotol air sambil mencoba mengisi ulang pendingin.

4. Menulis Nama Anda 100 Kali

Anda tidak akan pernah melihat nama Anda sama setelah berjam-jam menulisnya berulang-ulang. Sangat umum bagi guru sekolah dasar untuk membuat siswa menulis nama mereka 100 kali atau lebih ketika mereka lupa menuliskannya di pekerjaan rumah mereka.

Bahkan, sekolah-sekolah di seluruh dunia menggunakan tulisan sebagai disiplin. Hukuman ini berpotensi meninggalkan efek negatif pada siswa. Bahkan bisa mencemari cara mereka melihat tulisan sama sekali.

5. Senyum atau Lain!

Dalam dunia yang penuh dengan ketidakstabilan, tidak mengejutkan bahwa orang tidak selalu bahagia. Siswa khususnya tidak perlu memalsukan senyum hanya untuk menyenangkan orang lain. Namun, Distrik Sekolah Lebanon Utara percaya setiap siswa harus memiliki senyum di wajah mereka saat berjalan melalui koridor.

Distrik sekolah ini secara terbuka menegakkan aturan ini. Jika seorang siswa terlihat tidak bahagia, mereka akan dikirim ke kantor kepala sekolah untuk membicarakan masalah mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *