5 Cara Situs Media Sosial Mengacaukan Anda

Kita hidup di era digital di mana hampir setiap aspek kehidupan kita berputar di Internet. Setiap tahun, teknologi menjadi lebih inovatif, sehingga membuatnya lebih mudah diakses oleh konsumen.

Di Amerika Serikat, rumah tangga rata-rata memiliki hingga 10 perangkat teknologi tinggi yang berbeda. Ponsel pintar dan komputer bukan lagi satu-satunya alat yang digunakan untuk menjelajahi Internet dan memposting di media sosial. Karena orang memiliki begitu banyak cara untuk menjelajahi web, mereka menghabiskan lebih banyak waktu di dunia maya. Ini berarti lebih sedikit waktu yang mereka habiskan di dunia nyata.

1. Yang Anda Posting Online Selamanya

Internet sangat luas. Setiap detik, ratusan juta gambar diunggah, pos dibagikan, dan akun media sosial dibuat.

Banyak orang berpikir posting yang mereka unggah dapat hilang dalam kebisingan. Namun, tidak ada yang benar-benar mati di Internet. Itulah mengapa sangat penting untuk berpikir dua kali sebelum Anda membagikan sesuatu secara online. Jauh lebih mudah untuk mengontrol konten Anda daripada mengubah siapa yang melihatnya setelah diposkan.

2. Iklan Bertarget

Anda sedang duduk di belakang meja Anda, dengan santai mencari liburan impian Anda berikutnya. Hal berikutnya yang Anda tahu, penerbangan ke Bahama sedang diiklankan di mana pun Anda melihat. Sayangnya, itu bukan alam semesta yang menyuruh Anda pergi berlibur mahal. Ini sebenarnya adalah iklan bertarget.

Algoritma khusus menggunakan data dari riwayat perambanan Anda untuk membuat iklan lebih personal bagi Anda. Dengan kata lain, Anda telah diretas secara legal. Meskipun ada beberapa cara untuk mengontrol iklan apa yang Anda lihat, tidak ada cara untuk menyingkirkan mereka sepenuhnya tanpa sepenuhnya mencabut dari Internet.

3. Hacker

Mayoritas orang menggunakan jejaring sosial sebagai cara untuk berbicara dengan teman dan tetap berhubungan dengan anggota keluarga jarak jauh. Tetapi bagi peretas, media sosial adalah salah satu cara termudah untuk mencuri informasi seseorang.

Begitu mereka memiliki informasi berharga Anda, mereka dapat menggunakannya untuk mendapatkan akses ke rekening bank Anda atau bahkan mencuri identitas Anda. Diperkirakan dua dari tiga orang dewasa AS mengklaim akun mereka diretas, menurut sebuah studi tahun 2016 oleh The University of Phoenix.

4. Merusak mata

Antara bekerja di komputer dan memeriksa telepon, rata-rata orang bisa mengalami setidaknya delapan jam waktu layar sehari. Notebook elektronik, telepon pintar, dan perangkat digital lainnya memancarkan cahaya biru dalam jumlah yang signifikan.

Pengguna media sosial sering melaporkan mata tegang dan kering setelah menghabiskan banyak waktu di ponsel mereka. Sakit kepala dan mual juga efek samping dari melihat layar terlalu lama.

5. Menambah Berat Badan

Diperkirakan 170 juta anak di bawah usia 18 tahun menderita obesitas, menurut Organisasi Kesehatan Dunia. Peneliti ilmiah percaya bahwa media sosial ada hubungannya dengan angka yang mengejutkan itu.

Anak-anak yang secara aktif menggunakan media sosial memiliki risiko lebih besar mengalami masalah tidur, yang kemudian mengarah pada kenaikan berat badan. Bahkan orang dewasa yang menggunakan media sosial rentan terhadap kenaikan berat badan.

Selain mempengaruhi siklus tidur, jumlah waktu yang dihabiskan di platform media sosial adalah banyak waktu yang dihabiskan untuk berpartisipasi dalam aktivitas fisik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *